Rabu, 14 Mei 2014
Kamis, 20 Maret 2014
Cara Mengajar
Teknik Mengajar Yang
Baik
cms-formulasi
Seorang guru/instruktur/dosen harus memiliki kemampuan yang baik dalam
menyampaikan materi yang diajarkannya, bila tidak… maka yang terjadi
adalah siswa/mahasiswa akan kurang faham, tidak menyukai mata pelajaran
tersebut atau bahkan anda sendiri sebagai pengajar tidak disukai. Tidak
pelit nilai mungkin hal yang bijak sebagai seorang pengajar dan tentunya
anda akan menjadi pengajar favorit dikelas, tetapi hal ini tidak
mendidik dan merugikan siswa yang anda didik. Berikut ini ada beberapa
tips yang biasa saya lakukan bila menyampaikan materi dikelas :
Sebelum Menyampaikan Materi :
Pelajarilah kembali materi yang akan disampaikan dan buatlah
rangkuman atau point-point penting pada materi tersebut, karena mungkin
anda banyak mengajar mata pelajaran lainnya maka terkadang sudah agak
lupa dengan materi ini sehingga perlu dipelajari lagi agar lebih siap.
Buatlah diktat atau rangkuman yang dapat di fotocopy atau disalin
oleh siswa, sehingga kita tidak perlu merujuk banyak buku kepada siswa.
Hal ini juga memudahkan siswa sehingga ia tidak perlu banyak membeli
buku. Apabila mata pelajarannya eksak/hitungan, buatlah rangkuman rumus
kepada siswa.
Siapkan soal-soal latihan sebanyak-banyaknya dan dibagi menjadi
kategori ringan, sedang, dan susah. Rangkum semua soal tersebut dalam
satu buku atau file dan buat memo disetiap soal tersebut… memo ini
dibuat agar anda tahu kapan anda pernah memberikannya kepada siswa dan
pada kelas berapa, sehingga soal yang sudah diberikan tidak disampaikan
lagi pada pertemuan berikutnya.
Milikilah absen siswa anda, dan buatlah tabel nilai dan presentase
kemajuan siswa. Hal ini berguna agar anda dapat mengetahui apakah materi
anda telah diserap dengan baik oleh siswa dan siswa mana yang perlu
anda bimbing lebih ekstra agar nilainya tidak jatuh. image_thumb
Saat di Kelas :
Buatlah suasana yang menarik dan tidak membosankan, untuk itu anda
harus banyak latihan agar cara berbicara, sikap, dan metode ajar anda
dapat diterima dengan baik oleh siswa. Menjadi guru yang garang dan
terlalu disiplin terkadang akan membentuk siswa yang keras juga, untuk
itu buatlah siswa takut karena hormat kepada anda dan bukan takut karena
hukuman anda. Pernah ada siswa yang sangat nakal, namun ia justru malu
dan takut dengan salah satu guru yang sangat dihormatinya. Berikan
perhatian anda dengan penuh kasih sayang, bukan mencari kesalahan
mereka..
Buatlah quiz di awal dan akhir penyampaian materi, bila waktu tidak
memungkinkan lakukan hanya di akhir materi bukan diawalnya… hal ini
dapat menjadi indikator apakah materi yang telah disampaikan sudah
diterima dengan baik oleh siswa. Saya banyak mengalami quiz dilakukan
hanya di awal materi, hal ini hanya membuang waktu dan tidak efisien
karena secara logika tentunya siswa belum mengetahui materi yang akan
disampaikan. Kalo soal quiznya materi hari kemaren itu namanya ulangan…
jadi perlu bedakan antara quiz dengan ulangan yach…
Sampaikan materi dengan menyampaikan point-point pentingnya saja,
jangan terlalu banyak bertele-tele atau terlalu banyak bercerita yang
bukan dalam ruang lingkup materi anda. Untuk materi eksak, perbanyaklah
contoh soal… sampaikan perlahan dan buat agar siswa juga sama2 ikut
berfikir.
Lakukan sistem ajar yang lebih interaktif berupa tanya jawab,
pancinglah siswa agar banyak bertanya. Selain itu ada juga perlunya anda
bersenda gurau disela-sela penyampaian materi agar tidak terlalu
tegang.
Pekerjaan Rumah (PR) dapat anda berikan setiap akhir penyampaian
materi, namun bila ternyata itu tidak efektif misalnya banyak yang tidak
mengerjakan atau ternyata banyak yang saling mencontek pekerjaan
teman2nya sebaiknya metode PR nya anda ubah misal dengan beda soal tiap
siswa atau cara lainnya.
Anda perlu melakukan evaluasi terhadap cara anda mengajar, ini bisa
dilakukan dengan memberikan questioner pada siswa terhadap cara mengajar
anda.
Anda juga dapat melakukan quiz interaktif, yaitu dengan membaca soal
satu persatu dan mahasiswa langsung menjawab.. anda berikan waktu yang
terbatas untuk menjawab soal tersebut. Misal bacakan soal no. 1 kemudian
langsung dijawab oleh siswa, setelah itu bacakan soal no.2 kemudian
siswa menjawab, demikian seterusnya… metode ini membuat siswa berfikir
cepat dan tidak dapat mencontek..... Baca Selengkapnya di : http://www.m-edukasi.web.id/2013/06/teknik-mengajar-yang-baik.html
Copyright www.m-edukasi.web.id Media Pendidikan Indonesia
Copyright www.m-edukasi.web.id Media Pendidikan Indonesia
Teknik Mengajar Yang
Baik
cms-formulasi
Seorang guru/instruktur/dosen harus memiliki kemampuan yang baik dalam
menyampaikan materi yang diajarkannya, bila tidak… maka yang terjadi
adalah siswa/mahasiswa akan kurang faham, tidak menyukai mata pelajaran
tersebut atau bahkan anda sendiri sebagai pengajar tidak disukai. Tidak
pelit nilai mungkin hal yang bijak sebagai seorang pengajar dan tentunya
anda akan menjadi pengajar favorit dikelas, tetapi hal ini tidak
mendidik dan merugikan siswa yang anda didik. Berikut ini ada beberapa
tips yang biasa saya lakukan bila menyampaikan materi dikelas :
Sebelum Menyampaikan Materi :
Pelajarilah kembali materi yang akan disampaikan dan buatlah
rangkuman atau point-point penting pada materi tersebut, karena mungkin
anda banyak mengajar mata pelajaran lainnya maka terkadang sudah agak
lupa dengan materi ini sehingga perlu dipelajari lagi agar lebih siap.
Buatlah diktat atau rangkuman yang dapat di fotocopy atau disalin
oleh siswa, sehingga kita tidak perlu merujuk banyak buku kepada siswa.
Hal ini juga memudahkan siswa sehingga ia tidak perlu banyak membeli
buku. Apabila mata pelajarannya eksak/hitungan, buatlah rangkuman rumus
kepada siswa.
Siapkan soal-soal latihan sebanyak-banyaknya dan dibagi menjadi
kategori ringan, sedang, dan susah. Rangkum semua soal tersebut dalam
satu buku atau file dan buat memo disetiap soal tersebut… memo ini
dibuat agar anda tahu kapan anda pernah memberikannya kepada siswa dan
pada kelas berapa, sehingga soal yang sudah diberikan tidak disampaikan
lagi pada pertemuan berikutnya.
Milikilah absen siswa anda, dan buatlah tabel nilai dan presentase
kemajuan siswa. Hal ini berguna agar anda dapat mengetahui apakah materi
anda telah diserap dengan baik oleh siswa dan siswa mana yang perlu
anda bimbing lebih ekstra agar nilainya tidak jatuh. image_thumb
Saat di Kelas :
Buatlah suasana yang menarik dan tidak membosankan, untuk itu anda
harus banyak latihan agar cara berbicara, sikap, dan metode ajar anda
dapat diterima dengan baik oleh siswa. Menjadi guru yang garang dan
terlalu disiplin terkadang akan membentuk siswa yang keras juga, untuk
itu buatlah siswa takut karena hormat kepada anda dan bukan takut karena
hukuman anda. Pernah ada siswa yang sangat nakal, namun ia justru malu
dan takut dengan salah satu guru yang sangat dihormatinya. Berikan
perhatian anda dengan penuh kasih sayang, bukan mencari kesalahan
mereka..
Buatlah quiz di awal dan akhir penyampaian materi, bila waktu tidak
memungkinkan lakukan hanya di akhir materi bukan diawalnya… hal ini
dapat menjadi indikator apakah materi yang telah disampaikan sudah
diterima dengan baik oleh siswa. Saya banyak mengalami quiz dilakukan
hanya di awal materi, hal ini hanya membuang waktu dan tidak efisien
karena secara logika tentunya siswa belum mengetahui materi yang akan
disampaikan. Kalo soal quiznya materi hari kemaren itu namanya ulangan…
jadi perlu bedakan antara quiz dengan ulangan yach…
Sampaikan materi dengan menyampaikan point-point pentingnya saja,
jangan terlalu banyak bertele-tele atau terlalu banyak bercerita yang
bukan dalam ruang lingkup materi anda. Untuk materi eksak, perbanyaklah
contoh soal… sampaikan perlahan dan buat agar siswa juga sama2 ikut
berfikir.
Lakukan sistem ajar yang lebih interaktif berupa tanya jawab,
pancinglah siswa agar banyak bertanya. Selain itu ada juga perlunya anda
bersenda gurau disela-sela penyampaian materi agar tidak terlalu
tegang.
Pekerjaan Rumah (PR) dapat anda berikan setiap akhir penyampaian
materi, namun bila ternyata itu tidak efektif misalnya banyak yang tidak
mengerjakan atau ternyata banyak yang saling mencontek pekerjaan
teman2nya sebaiknya metode PR nya anda ubah misal dengan beda soal tiap
siswa atau cara lainnya.
Anda perlu melakukan evaluasi terhadap cara anda mengajar, ini bisa
dilakukan dengan memberikan questioner pada siswa terhadap cara mengajar
anda.
Anda juga dapat melakukan quiz interaktif, yaitu dengan membaca soal
satu persatu dan mahasiswa langsung menjawab.. anda berikan waktu yang
terbatas untuk menjawab soal tersebut. Misal bacakan soal no. 1 kemudian
langsung dijawab oleh siswa, setelah itu bacakan soal no.2 kemudian
siswa menjawab, demikian seterusnya… metode ini membuat siswa berfikir
cepat dan tidak dapat mencontek..... Baca Selengkapnya di : http://www.m-edukasi.web.id/2013/06/teknik-mengajar-yang-baik.html
Copyright www.m-edukasi.web.id Media Pendidikan Indonesia
Copyright www.m-edukasi.web.id Media Pendidikan Indonesia
Teknik Mengajar Yang
Baik
cms-formulasi
Seorang guru/instruktur/dosen harus memiliki kemampuan yang baik dalam
menyampaikan materi yang diajarkannya, bila tidak… maka yang terjadi
adalah siswa/mahasiswa akan kurang faham, tidak menyukai mata pelajaran
tersebut atau bahkan anda sendiri sebagai pengajar tidak disukai. Tidak
pelit nilai mungkin hal yang bijak sebagai seorang pengajar dan tentunya
anda akan menjadi pengajar favorit dikelas, tetapi hal ini tidak
mendidik dan merugikan siswa yang anda didik. Berikut ini ada beberapa
tips yang biasa saya lakukan bila menyampaikan materi dikelas :
Sebelum Menyampaikan Materi :
Pelajarilah kembali materi yang akan disampaikan dan buatlah
rangkuman atau point-point penting pada materi tersebut, karena mungkin
anda banyak mengajar mata pelajaran lainnya maka terkadang sudah agak
lupa dengan materi ini sehingga perlu dipelajari lagi agar lebih siap.
Buatlah diktat atau rangkuman yang dapat di fotocopy atau disalin
oleh siswa, sehingga kita tidak perlu merujuk banyak buku kepada siswa.
Hal ini juga memudahkan siswa sehingga ia tidak perlu banyak membeli
buku. Apabila mata pelajarannya eksak/hitungan, buatlah rangkuman rumus
kepada siswa.
Siapkan soal-soal latihan sebanyak-banyaknya dan dibagi menjadi
kategori ringan, sedang, dan susah. Rangkum semua soal tersebut dalam
satu buku atau file dan buat memo disetiap soal tersebut… memo ini
dibuat agar anda tahu kapan anda pernah memberikannya kepada siswa dan
pada kelas berapa, sehingga soal yang sudah diberikan tidak disampaikan
lagi pada pertemuan berikutnya.
Milikilah absen siswa anda, dan buatlah tabel nilai dan presentase
kemajuan siswa. Hal ini berguna agar anda dapat mengetahui apakah materi
anda telah diserap dengan baik oleh siswa dan siswa mana yang perlu
anda bimbing lebih ekstra agar nilainya tidak jatuh. image_thumb
Saat di Kelas :
Buatlah suasana yang menarik dan tidak membosankan, untuk itu anda
harus banyak latihan agar cara berbicara, sikap, dan metode ajar anda
dapat diterima dengan baik oleh siswa. Menjadi guru yang garang dan
terlalu disiplin terkadang akan membentuk siswa yang keras juga, untuk
itu buatlah siswa takut karena hormat kepada anda dan bukan takut karena
hukuman anda. Pernah ada siswa yang sangat nakal, namun ia justru malu
dan takut dengan salah satu guru yang sangat dihormatinya. Berikan
perhatian anda dengan penuh kasih sayang, bukan mencari kesalahan
mereka..
Buatlah quiz di awal dan akhir penyampaian materi, bila waktu tidak
memungkinkan lakukan hanya di akhir materi bukan diawalnya… hal ini
dapat menjadi indikator apakah materi yang telah disampaikan sudah
diterima dengan baik oleh siswa. Saya banyak mengalami quiz dilakukan
hanya di awal materi, hal ini hanya membuang waktu dan tidak efisien
karena secara logika tentunya siswa belum mengetahui materi yang akan
disampaikan. Kalo soal quiznya materi hari kemaren itu namanya ulangan…
jadi perlu bedakan antara quiz dengan ulangan yach…
Sampaikan materi dengan menyampaikan point-point pentingnya saja,
jangan terlalu banyak bertele-tele atau terlalu banyak bercerita yang
bukan dalam ruang lingkup materi anda. Untuk materi eksak, perbanyaklah
contoh soal… sampaikan perlahan dan buat agar siswa juga sama2 ikut
berfikir.
Lakukan sistem ajar yang lebih interaktif berupa tanya jawab,
pancinglah siswa agar banyak bertanya. Selain itu ada juga perlunya anda
bersenda gurau disela-sela penyampaian materi agar tidak terlalu
tegang.
Pekerjaan Rumah (PR) dapat anda berikan setiap akhir penyampaian
materi, namun bila ternyata itu tidak efektif misalnya banyak yang tidak
mengerjakan atau ternyata banyak yang saling mencontek pekerjaan
teman2nya sebaiknya metode PR nya anda ubah misal dengan beda soal tiap
siswa atau cara lainnya.
Anda perlu melakukan evaluasi terhadap cara anda mengajar, ini bisa
dilakukan dengan memberikan questioner pada siswa terhadap cara mengajar
anda.
Anda juga dapat melakukan quiz interaktif, yaitu dengan membaca soal
satu persatu dan mahasiswa langsung menjawab.. anda berikan waktu yang
terbatas untuk menjawab soal tersebut. Misal bacakan soal no. 1 kemudian
langsung dijawab oleh siswa, setelah itu bacakan soal no.2 kemudian
siswa menjawab, demikian seterusnya… metode ini membuat siswa berfikir
cepat dan tidak dapat mencontek..... Baca Selengkapnya di : http://www.m-edukasi.web.id/2013/06/teknik-mengajar-yang-baik.html
Copyright www.m-edukasi.web.id Media Pendidikan Indonesia
Copyright www.m-edukasi.web.id Media Pendidikan Indonesia
Teknik Mengajar Yang
Baik
cms-formulasi
Seorang guru/instruktur/dosen harus memiliki kemampuan yang baik dalam
menyampaikan materi yang diajarkannya, bila tidak… maka yang terjadi
adalah siswa/mahasiswa akan kurang faham, tidak menyukai mata pelajaran
tersebut atau bahkan anda sendiri sebagai pengajar tidak disukai. Tidak
pelit nilai mungkin hal yang bijak sebagai seorang pengajar dan tentunya
anda akan menjadi pengajar favorit dikelas, tetapi hal ini tidak
mendidik dan merugikan siswa yang anda didik. Berikut ini ada beberapa
tips yang biasa saya lakukan bila menyampaikan materi dikelas :
Sebelum Menyampaikan Materi :
Pelajarilah kembali materi yang akan disampaikan dan buatlah
rangkuman atau point-point penting pada materi tersebut, karena mungkin
anda banyak mengajar mata pelajaran lainnya maka terkadang sudah agak
lupa dengan materi ini sehingga perlu dipelajari lagi agar lebih siap.
Buatlah diktat atau rangkuman yang dapat di fotocopy atau disalin
oleh siswa, sehingga kita tidak perlu merujuk banyak buku kepada siswa.
Hal ini juga memudahkan siswa sehingga ia tidak perlu banyak membeli
buku. Apabila mata pelajarannya eksak/hitungan, buatlah rangkuman rumus
kepada siswa.
Siapkan soal-soal latihan sebanyak-banyaknya dan dibagi menjadi
kategori ringan, sedang, dan susah. Rangkum semua soal tersebut dalam
satu buku atau file dan buat memo disetiap soal tersebut… memo ini
dibuat agar anda tahu kapan anda pernah memberikannya kepada siswa dan
pada kelas berapa, sehingga soal yang sudah diberikan tidak disampaikan
lagi pada pertemuan berikutnya.
Milikilah absen siswa anda, dan buatlah tabel nilai dan presentase
kemajuan siswa. Hal ini berguna agar anda dapat mengetahui apakah materi
anda telah diserap dengan baik oleh siswa dan siswa mana yang perlu
anda bimbing lebih ekstra agar nilainya tidak jatuh. image_thumb
Saat di Kelas :
Buatlah suasana yang menarik dan tidak membosankan, untuk itu anda
harus banyak latihan agar cara berbicara, sikap, dan metode ajar anda
dapat diterima dengan baik oleh siswa. Menjadi guru yang garang dan
terlalu disiplin terkadang akan membentuk siswa yang keras juga, untuk
itu buatlah siswa takut karena hormat kepada anda dan bukan takut karena
hukuman anda. Pernah ada siswa yang sangat nakal, namun ia justru malu
dan takut dengan salah satu guru yang sangat dihormatinya. Berikan
perhatian anda dengan penuh kasih sayang, bukan mencari kesalahan
mereka..
Buatlah quiz di awal dan akhir penyampaian materi, bila waktu tidak
memungkinkan lakukan hanya di akhir materi bukan diawalnya… hal ini
dapat menjadi indikator apakah materi yang telah disampaikan sudah
diterima dengan baik oleh siswa. Saya banyak mengalami quiz dilakukan
hanya di awal materi, hal ini hanya membuang waktu dan tidak efisien
karena secara logika tentunya siswa belum mengetahui materi yang akan
disampaikan. Kalo soal quiznya materi hari kemaren itu namanya ulangan…
jadi perlu bedakan antara quiz dengan ulangan yach…
Sampaikan materi dengan menyampaikan point-point pentingnya saja,
jangan terlalu banyak bertele-tele atau terlalu banyak bercerita yang
bukan dalam ruang lingkup materi anda. Untuk materi eksak, perbanyaklah
contoh soal… sampaikan perlahan dan buat agar siswa juga sama2 ikut
berfikir.
Lakukan sistem ajar yang lebih interaktif berupa tanya jawab,
pancinglah siswa agar banyak bertanya. Selain itu ada juga perlunya anda
bersenda gurau disela-sela penyampaian materi agar tidak terlalu
tegang.
Pekerjaan Rumah (PR) dapat anda berikan setiap akhir penyampaian
materi, namun bila ternyata itu tidak efektif misalnya banyak yang tidak
mengerjakan atau ternyata banyak yang saling mencontek pekerjaan
teman2nya sebaiknya metode PR nya anda ubah misal dengan beda soal tiap
siswa atau cara lainnya.
Anda perlu melakukan evaluasi terhadap cara anda mengajar, ini bisa
dilakukan dengan memberikan questioner pada siswa terhadap cara mengajar
anda.
Anda juga dapat melakukan quiz interaktif, yaitu dengan membaca soal
satu persatu dan mahasiswa langsung menjawab.. anda berikan waktu yang
terbatas untuk menjawab soal tersebut. Misal bacakan soal no. 1 kemudian
langsung dijawab oleh siswa, setelah itu bacakan soal no.2 kemudian
siswa menjawab, demikian seterusnya… metode ini membuat siswa berfikir
cepat dan tidak dapat mencontek..... Baca Selengkapnya di : http://www.m-edukasi.web.id/2013/06/teknik-mengajar-yang-baik.html
Copyright www.m-edukasi.web.id Media Pendidikan Indonesia
Copyright www.m-edukasi.web.id Media Pendidikan Indonesia
Teknik Mengajar Yang
Baik
cms-formulasi
Seorang guru/instruktur/dosen harus memiliki kemampuan yang baik dalam
menyampaikan materi yang diajarkannya, bila tidak… maka yang terjadi
adalah siswa/mahasiswa akan kurang faham, tidak menyukai mata pelajaran
tersebut atau bahkan anda sendiri sebagai pengajar tidak disukai. Tidak
pelit nilai mungkin hal yang bijak sebagai seorang pengajar dan tentunya
anda akan menjadi pengajar favorit dikelas, tetapi hal ini tidak
mendidik dan merugikan siswa yang anda didik. Berikut ini ada beberapa
tips yang biasa saya lakukan bila menyampaikan materi dikelas :
Sebelum Menyampaikan Materi :
Pelajarilah kembali materi yang akan disampaikan dan buatlah
rangkuman atau point-point penting pada materi tersebut, karena mungkin
anda banyak mengajar mata pelajaran lainnya maka terkadang sudah agak
lupa dengan materi ini sehingga perlu dipelajari lagi agar lebih siap.
Buatlah diktat atau rangkuman yang dapat di fotocopy atau disalin
oleh siswa, sehingga kita tidak perlu merujuk banyak buku kepada siswa.
Hal ini juga memudahkan siswa sehingga ia tidak perlu banyak membeli
buku. Apabila mata pelajarannya eksak/hitungan, buatlah rangkuman rumus
kepada siswa.
Siapkan soal-soal latihan sebanyak-banyaknya dan dibagi menjadi
kategori ringan, sedang, dan susah. Rangkum semua soal tersebut dalam
satu buku atau file dan buat memo disetiap soal tersebut… memo ini
dibuat agar anda tahu kapan anda pernah memberikannya kepada siswa dan
pada kelas berapa, sehingga soal yang sudah diberikan tidak disampaikan
lagi pada pertemuan berikutnya.
Milikilah absen siswa anda, dan buatlah tabel nilai dan presentase
kemajuan siswa. Hal ini berguna agar anda dapat mengetahui apakah materi
anda telah diserap dengan baik oleh siswa dan siswa mana yang perlu
anda bimbing lebih ekstra agar nilainya tidak jatuh. image_thumb
Saat di Kelas :
Buatlah suasana yang menarik dan tidak membosankan, untuk itu anda
harus banyak latihan agar cara berbicara, sikap, dan metode ajar anda
dapat diterima dengan baik oleh siswa. Menjadi guru yang garang dan
terlalu disiplin terkadang akan membentuk siswa yang keras juga, untuk
itu buatlah siswa takut karena hormat kepada anda dan bukan takut karena
hukuman anda. Pernah ada siswa yang sangat nakal, namun ia justru malu
dan takut dengan salah satu guru yang sangat dihormatinya. Berikan
perhatian anda dengan penuh kasih sayang, bukan mencari kesalahan
mereka..
Buatlah quiz di awal dan akhir penyampaian materi, bila waktu tidak
memungkinkan lakukan hanya di akhir materi bukan diawalnya… hal ini
dapat menjadi indikator apakah materi yang telah disampaikan sudah
diterima dengan baik oleh siswa. Saya banyak mengalami quiz dilakukan
hanya di awal materi, hal ini hanya membuang waktu dan tidak efisien
karena secara logika tentunya siswa belum mengetahui materi yang akan
disampaikan. Kalo soal quiznya materi hari kemaren itu namanya ulangan…
jadi perlu bedakan antara quiz dengan ulangan yach…
Sampaikan materi dengan menyampaikan point-point pentingnya saja,
jangan terlalu banyak bertele-tele atau terlalu banyak bercerita yang
bukan dalam ruang lingkup materi anda. Untuk materi eksak, perbanyaklah
contoh soal… sampaikan perlahan dan buat agar siswa juga sama2 ikut
berfikir.
Lakukan sistem ajar yang lebih interaktif berupa tanya jawab,
pancinglah siswa agar banyak bertanya. Selain itu ada juga perlunya anda
bersenda gurau disela-sela penyampaian materi agar tidak terlalu
tegang.
Pekerjaan Rumah (PR) dapat anda berikan setiap akhir penyampaian
materi, namun bila ternyata itu tidak efektif misalnya banyak yang tidak
mengerjakan atau ternyata banyak yang saling mencontek pekerjaan
teman2nya sebaiknya metode PR nya anda ubah misal dengan beda soal tiap
siswa atau cara lainnya.
Anda perlu melakukan evaluasi terhadap cara anda mengajar, ini bisa
dilakukan dengan memberikan questioner pada siswa terhadap cara mengajar
anda.
Anda juga dapat melakukan quiz interaktif, yaitu dengan membaca soal
satu persatu dan mahasiswa langsung menjawab.. anda berikan waktu yang
terbatas untuk menjawab soal tersebut. Misal bacakan soal no. 1 kemudian
langsung dijawab oleh siswa, setelah itu bacakan soal no.2 kemudian
siswa menjawab, demikian seterusnya… metode ini membuat siswa berfikir
cepat dan tidak dapat mencontek..... Baca Selengkapnya di : http://www.m-edukasi.web.id/2013/06/teknik-mengajar-yang-baik.html
Copyright www.m-edukasi.web.id Media Pendidikan IndonesTeknik Mengajar Yang Baik cms-formulasi Seorang guru/instruktur/dosen harus memiliki kemampuan yang baik dalam menyampaikan materi yang diajarkannya, bila tidak… maka yang terjadi adalah siswa/mahasiswa akan kurang faham, tidak menyukai mata pelajaran tersebut atau bahkan anda sendiri sebagai pengajar tidak disukai. Tidak pelit nilai mungkin hal yang bijak sebagai seorang pengajar dan tentunya anda akan menjadi pengajar favorit dikelas, tetapi hal ini tidak mendidik dan merugikan siswa yang anda didik. Berikut ini ada beberapa tips yang biasa saya lakukan bila menyampaikan materi dikelas :Sebelum Menyampaikan Materi : Pelajarilah kembali materi yang akan disampaikan dan buatlah rangkuman atau point-point penting pada materi tersebut, karena mungkin anda banyak mengajar mata pelajaran lainnya maka terkadang sudah agak lupa dengan materi ini sehingga perlu dipelajari lagi agar lebih siap. Buatlah diktat atau rangkuman yang dapat di fotocopy atau disalin oleh siswa, sehingga kita tidak perlu merujuk banyak buku kepada siswa. Hal ini juga memudahkan siswa sehingga ia tidak perlu banyak membeli buku. Apabila mata pelajarannya eksak/hitungan, buatlah rangkuman rumus kepada siswa. Siapkan soal-soal latihan sebanyak-banyaknya dan dibagi menjadi kategori ringan, sedang, dan susah. Rangkum semua soal tersebut dalam satu buku atau file dan buat memo disetiap soal tersebut… memo ini dibuat agar anda tahu kapan anda pernah memberikannya kepada siswa dan pada kelas berapa, sehingga soal yang sudah diberikan tidak disampaikan lagi pada pertemuan berikutnya. Milikilah absen siswa anda, dan buatlah tabel nilai dan presentase kemajuan siswa.
Copyright www.m-edukasi.web.id Media Pendidikan IndonesTeknik Mengajar Yang Baik cms-formulasi Seorang guru/instruktur/dosen harus memiliki kemampuan yang baik dalam menyampaikan materi yang diajarkannya, bila tidak… maka yang terjadi adalah siswa/mahasiswa akan kurang faham, tidak menyukai mata pelajaran tersebut atau bahkan anda sendiri sebagai pengajar tidak disukai. Tidak pelit nilai mungkin hal yang bijak sebagai seorang pengajar dan tentunya anda akan menjadi pengajar favorit dikelas, tetapi hal ini tidak mendidik dan merugikan siswa yang anda didik. Berikut ini ada beberapa tips yang biasa saya lakukan bila menyampaikan materi dikelas :Sebelum Menyampaikan Materi : Pelajarilah kembali materi yang akan disampaikan dan buatlah rangkuman atau point-point penting pada materi tersebut, karena mungkin anda banyak mengajar mata pelajaran lainnya maka terkadang sudah agak lupa dengan materi ini sehingga perlu dipelajari lagi agar lebih siap. Buatlah diktat atau rangkuman yang dapat di fotocopy atau disalin oleh siswa, sehingga kita tidak perlu merujuk banyak buku kepada siswa. Hal ini juga memudahkan siswa sehingga ia tidak perlu banyak membeli buku. Apabila mata pelajarannya eksak/hitungan, buatlah rangkuman rumus kepada siswa. Siapkan soal-soal latihan sebanyak-banyaknya dan dibagi menjadi kategori ringan, sedang, dan susah. Rangkum semua soal tersebut dalam satu buku atau file dan buat memo disetiap soal tersebut… memo ini dibuat agar anda tahu kapan anda pernah memberikannya kepada siswa dan pada kelas berapa, sehingga soal yang sudah diberikan tidak disampaikan lagi pada pertemuan berikutnya. Milikilah absen siswa anda, dan buatlah tabel nilai dan presentase kemajuan siswa.
Hal ini berguna agar anda dapat mengetahui apakah materi anda telah diserap dengan baik oleh siswa dan siswa mana yang perlu anda bimbing lebih ekstra agar nilainya tidak jatuh. image_thumb Saat di Kelas : Buatlah suasana yang menarik dan tidak membosankan, untuk itu anda harus banyak latihan agar cara berbicara, sikap, dan metode ajar anda dapat diterima dengan baik oleh siswa. Menjadi guru yang garang dan terlalu disiplin terkadang akan membentuk siswa yang keras juga, untuk itu buatlah siswa takut karena hormat kepada anda dan bukan takut karena hukuman anda. Pernah ada siswa yang sangat nakal, namun ia justru malu dan takut dengan salah satu guru yang sangat dihormatinya. Berikan perhatian anda dengan penuh kasih sayang, bukan mencari kesalahan mereka.. Buatlah quiz di awal dan akhir penyampaian materi, bila waktu tidak memungkinkan lakukan hanya di akhir materi bukan diawalnya… hal ini dapat menjadi indikator apakah materi yang telah disampaikan sudah diterima dengan baik oleh siswa. Saya banyak mengalami quiz dilakukan hanya di awal materi, hal ini hanya membuang waktu dan tidak efisien karena secara logika tentunya siswa belum mengetahui materi yang akan disampaikan.
Langganan:
Postingan (Atom)

